anda disini: HOME > SOP

SOP


 

STANDARD OPERATIONAL PROCEDURE (SOP)

SATUAN PENGAMANAN

BJP GUARD

                                       

UMUM

Satuan Pengamanan BJP GUARD adalah suatu kelompok petugas yang dibentuk untuk melaksanakan pengamanan fisik dalam rangka menyelenggarakan keamanan di lingkungan/kawasan kerjanya. Pengamanan fisik yaitu segala usaha dan kegiatan mencegah/mengatasi timbulnya ancaman dan gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan instansi terkait secara fisik melalui kegiatan pengaturan, penjagaan dan perondaan serta kegiatan lain yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Pelaksanaan pengamanan dilakukan oleh Anggota Satuan Pengamanan BJP GUARD yang dikoordinir langsung oleh chief security yang dibantu oleh komandan regu (Danru) dalam melaksanakan tugas pengamanan selama 24 jam dengan kekuatan personil yang disusun dalam sistem jaga shift.

 

Tugas Pokok Satuan Pengamanan BJP GUARD

 

Menyelenggarakan keamanan dan ketertiban di lingkungan kerja Perusahaan Khususnya pengamanan fisik (physical security).

 

Fungsi Satuan Pengamanan BJP GUARD

 

Segala usaha dan kegiatan melindungi dan mengamankan lingkungan kerja dan sekitarnya dari setiap gangguan keamanan dan ketertiban serta pelanggaran hukum (Preventive Role).

 

Peranan Satuan Pengamanan BJP GUARD

 

Dalam rangka melaksanakan tugasnya Satuan Pengamanan BJP GUARD mempunyai peranan sebagai berikut :

 

  1. Unsur membantu pimpinan Perusahaan tempat dia bertugas dibidang keamanan lingkungan/kawasan kerja.

 

  1. Unsur membantu POLRI dalam bidang keamanan dan ketertiban dibidang penegakan hukum dan Security Mindedness dalam lingkungan kerja.

 

Kegiatan Pokok Satuan Pengamanan BJP GUARD

 

  1. Mengadakan peraturan dengan maksud menegakkan tata tertib yang berlaku di lingkungan kerja, khusus yang menyangkut keamanan dan ketertiban atau tugas-tugas lain yang diberikan oleh pimpinan Perusahaan seperti :
  • Pengaturan Tanda Pengenal pegawai /karyawan;
  • Pengaturan penerimaan Tamu;
  • Pengaturan parkir kendaraan.

 

  1. Melaksanakan penjagaan dengan maksud mengawasi keadaan atau hal-hal yang mencurigakan di sekitar lokasi kerja dan sekitar tempat tugasnya;

 

  1. Melakukan perondaan sekitar kawasan kerjanya menurut rute dan waktu yang ditentukan dengan maksud mengadakan penelitian dan pemeriksaaan terhadap segala sesuatu yang tidak wajar dan tidak pada tempatnya yang dapat atau diperkirakan menimbulkan ancaman dan gangguan serta mengatur kelancaran lalulintas di luar kawasan atau sekitar lingkungan Perusahaan;

 

  1. Mengadakan pengawalan uang/barang apabila diperlukan;

 

  1. Mengambil langkah-langkah dan tindakan sementara bila terjadi tindak pidana, antara lain seperti :
  • Mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP);
  • Menangkap dan memborgol pelakunya (apabila tertangkap basah);
  • Menolong korban;
  • Melaporkan/meminta bantuan POLRI setempat secepatnya;
  • Memberikan tanda-tanda bahaya atau keadaan darurat melalui alat-alat alarm atau kejadian lain yang membahayakan jiwa, badan atau harta benda orang banyak disekitar Perusahaan serta memberikan pertolongan dan bantuan penyelamatan.

 

A. Tata Tertib dan Pelaksanaan Tugas Satuan Pengamanan BJP GUARD

 

Sikap tampan dan perilaku anggota Satuan Pengamanan BJP GUARD:

 

Anggota Satuan Pengamanan BJP GUARD diwajibkan memelihara kebersihan badan dan pakaian, seperti:

  1. Rambut harus dicukur rapi dan bersih;
  2. Dilarang memelihara jenggot dan jambang;
  3. Berpakaian rapi bersih dan lengkap sesuai dengan ketentuan seragam BJP GUARD;
  4. Bertindak sopan, ramah tetapi tegas luhur, berani adil dan bijaksana;
  5. Ulet, tabah, sabar dan percaya diri dalam mengemban tugasnya
  6. Memegang teguh rahasia yang dipercayakan kepadanya;
  7. Cepat tanggap (Responsive) dalam memberikan perlindungan dan pengamanan;
  8. Mentaati peraturan dan menghormati norma yang berlaku di perusahaan;
  9. Dilarang bersikap acuh tak acuh, tidak sopan baik kepada tamu, penghuni maupun masyarakat sekitarnya;
  10. Dapat menciptakan suasana lingkungan kerja yang bersih, aman, nyaman dan tentram.

 

Tugas-Tugas Anggota Satuan Pengamanan BJP GUARD :

  1. Mengawasi dan mencatat nama-nama staf kantor yang keluar masuk kantor;
  2. Mencatat nomor dan nama kendaraan serta dokumen pengiriman yang dibawa;
  3. Memeriksa barang/sisa angkutan yang masih terbawa oleh kendaraan tanpa dokumen pengiriman;
  4. Memeriksa dan menjaga keamanan barang di lingkungan Perusahaan setiap jam dengan peralatan ceklok control;
  5. Memeriksa dan mengawasi tenaga kerja yang melakukan ceklok absensi;
  6. Melakukan tindakan darurat pengamanan apabila terjadi kerusakan alat mesin yang menyebabkan kebakaran;
  7. Melarang orang-orang yang tidak berkepentingan mendekati tempat-tempat yang membahayakan/dilarang dimasuki kecuali petugas;
  8. Membukakan pintu gerbang pada saat ada kendaraan yang akan masuk atau keluar dari conditioning plant;
  9. Memberikan buku tamu untuk diisi oleh tamu yang diteruskan kepada yang dituju;
  10. Melakukan body chek kepada semua tenaga kerja yang akan meninggalkan kantor  dan conditioning plant kecuali pimpinan dan tamu penting;
  11. Menegur mengingatkan dan melaporkan pengguna kendaraan (tenaga kerja dan Staf kantor) yang tidak menggunakan peralatan keselamatan (helm untuk sepeda motor, sabuk pengaman untuk pengemudi dan penumpang depan di mobil) kecuali tamu kantor;
  12. Melarang tenaga kerja conditioning plant keluar pada saat jam kerja kecuali ada  ijin dari supervisor;
  13. Mengkoordinir penggunaan radio komunikasi guna kepentingan kantor maupun kepentingan lapangan;
  14. Meminta dokumen pengiriman kepada semua kendaraan yang masuk dan keluar dari conditioning plant untuk kemudian dicatat dan distempel yang kemudian diserahkan kepada bagian yang berkepentingan.

 

 B. Tata Cara Serah Terima Tugas Penjagaan

 

Setiap pergantian tugas dan penjagaan dari shif satu ke shif berikutnya diwajibkan adanya acara serah terima tugas penjagaan. Adapun tata cara penyerahan tersebut adalah sebagai berikut :

  1. 15 menit sebelum acara serah terima dimulai harus sudah berada di tempat jaga;
  2. Tidak dibolehkan masuk ke dalam ruang jaga agar petugas jaga yang lama dapat menyelesaikan pekerjaannya dengan tertib;
  3. Petugas jaga yang lama wajib membersihkan ruang penjagaan sebelum serah terima dilakukan;
  4. Serah terima dilakukan tepat pada waktu yang telah ditentukan (jam pergantian shif);
  5. Satu orang petugas jaga dari shif jaga lama dengan orang petugas jaga dari shif yang akan menggantikan melakukan :
  • Pemeriksaan buku-buku/regester yang harus ada di penjagaan apakah dalam keadaan lengkap dan telah ditandatangani oleh petugas jaga yang lama;
  • Pemeriksaan barang-barang inventaris di ruang penjagaan apakah telah sesuai dengan daftar yang ada (diserahterimakan);
  • Pemeriksaan apakah ada pengumuman/instruksi yang dilanjutkan;
  • Setelah hal-hal tersebut dilakukan, segera diadakan apel serah terima tugas,  yang dipimpin oleh seorang penjaga;
  • Dalam apel serah terima tersebut, petugas jaga shif yang lama melaporkan kejadian-kejadian penting pada saat meriksa bertugas (apa bila ada) dan menyerahkan tugas selanjutnya kepada petugas yang baru;
  • Petugas jaga yang baru menyatakan menerima penyerahan tersebut.

 

 C.  Peraturan Tata Tertib Anggota Satuan Pengamanan BJP GUARD

 

Semua anggota Satuan Pengamanan BJP GUARD diharap untuk :

  1. Menghapal semua Nama dan orangnya di suatu perusahan untuk mempermudah dalam penyampaian informasi apabila diperlukan;
  2. Dilarang mengosongkan Pos, jika ada telepon atau radio panggil agar bisa diterima;
  3. Memberikan stempel pada surat keluar masuknya barang;
  4. Mengambil arsip untuk pengeluaran semua barang- barang dari conditioning;
  5. Menegur dan menganjurkan pemakaian sabuk pengaman pengendara mobil dan helm bagi yang membawa sepeda motor;
  6. Dilarang tidur waktu tugas;
  7. Mengatur parkir, antrian di jembatan timbang dalam loket;
  8. Melaksanakan serah terima penjagaan;
  9. Melaksanakan tugas sebagai pengaman dan penertib di lingkungan kerja;
  10. Melaksanakan kegiatan dan pelatihan PBB dan beladiri;
  11. Menindaklanjuti setiap laporan yang masuk;
  12. Siap siaga dalam melaksanakan tugas;
  13. Melaksanakan check lock absensi;
  14. Pelarangan dan lain-lain yang merupakan tindakan pertama pencegahan tindakan criminal;
  15. Loyal pada pimpinan dan melaksanakan setiap tugas dengan sebaik-baiknya atas instruksi (Danru dan Chief Security) serta melaksanakan semua peraturan yang berlaku di BJP GUARD dan Perusahaan dimana ditempatkan.

 

Larangan larangan anggota Satuan Pengamanan BJP GUARD selama bertugas :

  1. Dilarang merokok selama bertugas;
  2. Dilarang membuka seragam selama bertugas;
  3. Dilarang memakai baju bebas selama bertugas;
  4. Dilarang melepas sepatu dan memakai sandal selama bertugas;
  5. Dilarang meminum minuman keras dan obat terlarang selama bertugas;
  6. Dilarang main judi pakai uang maupun tidak selama bertugas;
  7. Dilarang main catur selama bertugas;
  8. Dilarang meninggalkan pos selama bertugas tanpa sepengetahuan;
  9. Dilarang memakai telepon yang tidak perlu selama bertugas;
  10. Dilarang mengucapkan kata-kata makian meskipun dengan bahasa daerah;
  11. Dilarang bertindak tidak sopan;
  12. Dilarang berkelahi sesama rekan kerja;
  13. Dilarang menyebar isu sara;
  14. Dilarang berambut panjang minimal 1 cm.

 

Janji Satuan Pengamanan BJP GUARD

 

  1. SETIA DAN MENJUNJUNG TINGGI PANCASILA DAN UUD 1945;
  2. MEMEGANG TEGUH DISIPLIN, PATUH DAN TAAT KEPADA PIMPINAN SERTA BERTANGGUNG JAWAB TERHADAP PELAKSANAAN TUGAS;
  3. MENJAGA KEHORMATAN DIRI DAN MENJUNJUNG TINGGI KEHORMATAN SATUAN PENGAMANAN;
  4. MEMELIHARA KESATUAN DAN PERSATUAN SATUAN PENGAMANAN SERTA APARAT KEAMANAN LAINNYA;
  5. SENANTIASA MEMELIHARA DAN MENINGKATKAN KEWASPADAAN SERTA KEMAMPUAN TUGAS, DEMI TERCAPAINYA KEAMANAN LINGKUNGAN

 

Prinsip Prinsip Penuntun Satuan Pengamanan BJP GUARD

 

  1. KAMI ANGGOTA SATUAN PENGAMANAN BJP GUARD YANG BERTUGAS DI PERUSAHAAN MEMEGANG TEGUH DISIPLIN, PATUH DAN TAAT PADA PIMPINAN, JUJUR DAN BERTANGGUNG JAWAB;
  2. KAMI ANGGOTA SATUAN PENGAMANAN BJP GUARD YANG BERTUGAS DI PERUSAHAAN SENANTIASA MENJAGA KEHORMATAN DIRI DAN MENJUNJUNG TINGGI KEHORMATAN SATUAN PENGAMANAN;
  3. KAMI ANGGOTA SATUAN PENGAMANAN BJP GUARD YANG BERTUGAS DI PERUSAHAAN SENANTIASA WASPADA DALAM MELAKSANAKAN TUGAS SEBAGAI PENGAMAN DAN PENERTIB DI LINGKUNGAN KERJA;
  4. KAMI ANGGOTA SATUAN PENGAMANAN BJP GUARD YANG BERTUGAS DI PERUSAHAAN SENANTIASA BERSIKAP TERBUKA, TIDAK MENGANGGAP REMEH SESUATU YANG TERJADI DI LINGKUNGAN KERJA;
  5. KAMI ANGGOTA SATUAN PENGAMANAN BJP GUARD YANG BERTUGAS DI PERUSAHAAN ADALAH PETUGAS YANG TANGGUH DAN SENANTIASA BERSIKAP ETHIS DALAM MENEGAKKAN PERATURAN.

 

Waktu Kerja dan Perlengkapan

 

  1. Waktu kerja regu shif adalah sebagai berikut :
  • Kelompok I shift pagi jam 07.00 s/d 15.00 WIB
  • Kelompok II shift siang jam 15.00 s/d 23.00 WIB
  • Kelompok III shift malam jam 23.00 s/d 07.00 WIB
  • Kelompok IV off

 

2.      Perlengkapan Satuan Pengamanan BJP GUARD :

 

  • Pakaian Satuan Pengamanan adalah :

 

  1. Pakaian dinas harian :
  • Baju putih (lengan pendek) dilengkapi dengan Pluit/sempritan dengan talikurnya hitam;
  • Simbol satuan pengaman POLRI;
  • Nama pengenal/identitas Satuan Pengamanan;
  • Celana biru panjang dilengkapi dengan ikat pinggang kecil hitam;
  • Ikat pinggang besar/kopel rem hitam;
  • Pentungan;
  • Borgol;
  • Tutup kepala pet biru lengkap dengan symbol;
  • Sepatu rendah hitam;

 

 

  1. Pakaian dinas lapangan :
  • Baju biru (lengan panjang) dilengkapi dengan Pluit/sempritan dengan talikurnya putih;
  • Simbol satuan pengaman POLRI;
  • Nama pengenal/identitas Satuan Pengamanan;
  • Celana biru panjang dilengkapi dengan ikat pinggang kecil putih;
  • Ikat pinggang besar/kopel rem putih;
  • Pentungan;
  • Borgol;
  • Tutup kepala pet/baret lengkap dengan symbol;
  • Sepatu tinggi hitam;

 

  • Perlengkapan pendukung

1.      Radio panggil (HT) pemakai jasa

2.      Mesin Check clock Amano Control (1)

 

Tugas Dan Tanggung Jawab Chief Security, Danru         

 

Chief Security :

 

  1. Dalam keadaan jam kerja chief security menjadi komando pelaksana, mengkoordinasikan team dari Perusahaan;

 

  1. Membentuk Organisasi darurat dalam melaksanakan latihan pemadaman Api, P3K, dan lain-lain;

 

  1. Chief Security dalam menjalankan tugasnya sehari-hari berfungsi membantu Manager Operasi dalam menentukan kebijakan dibidang penyelenggaraan kegiatan pengamanan dan ketertiban serta penanggulangan keadaan darurat di lingkungan, dan dalam pelaksanaan tugasnya dibantu oleh Koordinator Security/Asisten Chief Security serta Komandan Regu, adapun tugas dan tanggung jawabnya meliputi :

  • Menerapkan dan mengawasi pelaksanaan Standard Operation Prosedure (SOP);
  • Melakukan koordinasi dengan Manager Operasi dan Divisi/Bagian terkait di lingkungan Management Pengelola dalam pelaksanaan kegiatan tugas-tugas pengamanan;
  • Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas-tugas pengamanan yang dilakukan oleh anggotanya;
  • Melakukan pembinaan dan pelatihan serta meningkatkan kedisiplinan seluruh Anggota Satuan Pengamanan yang dipimpinnya;
  • Merencanakan dan menyusun kegiatan keamanan dan pengamanan secara berkala dalam rangka pengembangan sumber daya manusia, demi terciptanya suasana aman, nyaman, tentram dan dinamis di lingkungan;
  • Mengorganisir dan mengendalikan seluruh Anggota Satuan Pengamanan melalui Koordinator serta Komandan Regu masing-masing;
  • Memberikan laporan berkala (Mingguan/Bulanan) kepada management pengelola melalui Manager Operasi mengenai pelaksanaan tugas-tugas Pengamanan, Pembinaan personel, pengawasan dan pengendalian anggota Security;
  • Melakukan pengawasan pelaksanaan kegiatan pengamanan secara umum;
  • Melakukan evaluasi kinerja masing-masing Koordinator Security, Komandan Regu serta seluruh anggota Satuan Pengamanan yang dipimpinnya;

  • Memberikan masukan/saran kepada management, melalui Manager Operasi/Staf Manager Operasi, dalam rangka mengembangkan system pengamanan sesuai dengan Visi dan Misi Perusahaan yang telah ditetapkan;
  • Mendelegasikan tugas dan wewenang kepada Koordinator Security dan Komandan Regu dalam pelaksanaan tugas sehari-hari maupun tugas khusus;
  • Menyelenggarakan kegiatan administrasi pelaporan dan penyusunan data;
  • Sebagai jembatan informasi dan instruksi yang datang dari Management Pengelola untuk seluruh anggota Satuan Pengamanan;
  • Melakukan koordinasi dengan aparat Pengamanan Wilayah (Polsek/Polres/Koramil) dan tokoh masyarakat sekitar, dalam rangka peningkatan hubungan kerjasama dibidang pengamanan wilayah;
  • Mengevaluasi dan mengoreksi usulan susunan jadwal jaga dan menyetujui;
  • Mengambil langkah-langkah awal dalam mengatasi masalah yang terjadi di lapangan, serta melaporkan kepada Manager Operasi, apabila ada hal-hal yang tidak dapat diatasi untuk mendapat petunjuk pelaksanaan tugas selanjutnya;
  • Memberikan teguran dan tindakan administrative kepada anggota Satuan Pengamanan yang melakukan pelanggaran sesuai dengan tingkat kesalahannya dan dilaporkan kepada Manager Operasi;
  • Secara Operasional Chief Security dalam melaksanakan tugasnya bertanggung jawab kepada Manager Operasi.

Danru :

  • Bertanggung jawab kepada Direktur BJP GUARD dan kepala Operasional BJP GUARD serta chief security atau keamanan seluruh area yang meliputi personil dan material;
  • Menjalankan instruksi Chief security;
  • Mengadakan Apel anak buah sebelum dan sesudah pelaksanaan tugas;
  • Membina anak buahnya;
  • Mengawasi dan mengontrol tugas anak buahnya di lapangan (masin-masing pos) dan memberikan arahan kalau ada hal-hal yang kurang sesuai/benar dalam pelaksanaan tugasnya;
  • Mengecek kerapian dan kebersihan anak buahnya (pakaian, rambut, tidak memelihara jambang);
  • Membuat laporan harian dalam buku mutasi dilampirkan isian blanko parkir kendaraan hasil patroli, penempatan anggota tertulis dan laporan kejadian bila ada;
  • Menempatkan dan mengatur anak buahnya pada pos pos yang telah ditentukan;
  • Melaksanakan koordinasi yang baik dengan departemen lain dan aparat terkait lainnya.
  • Melaksanakan Standard Operation Prosedure (SOP);
  • Melaksanakan pengamanan fisik di lingkungan yang menjadi tanggung jawabnya;
  • Mengatur pembagian tugas Anggota didalam regunya dan melakukan pengawasan serta pengendalian;
  • Mengatur jadwal patroli Anggota dan mengawasinya;
  • Melakukan koordinasi dengan Komandan Regu lainnya dan melakukan serah terima tugas dengan Komandan Regu pengganti dengan rasa penuh tanggung jawab;
  • Mengawasi serta mengkoreksi sikap anggota, seragam dan penampilannya;
  • Melakukan pembinaan mengenai kerjasama antar anggota;
  • Mengajukan saran-saran kepada coordinator Security berkaitan dengan pengamanan;
  • Mengambil langkah-langkah pendahuluan terhadap timbulnaya masalah di lapangan serta melaporkannya kepada Koordinator Security untuk mendapatkan petunjuk dalam mengatasi masalah yang timbul;
  • Mengajukan usulan jadwal piket;
  • Mendelegasikan wewenang kepada Wakil Komandan Regu dan anggota Satuan Pengamanan.

 

Prosedur Jaga

Dalam keadaan normal :

  1. Anggota bertanggung jawab kepada Danru;
  2. Mengatur kelancaran lalu lintas kendaraan yang masuk/ keluar;
  3. Menjaga keamanan dan ketertiban pintu gerbang masuk maupun keluar dan daerah sekitarnya;
  4. Mengawasi orang-orang yang diperkirakan dapat menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban;
  5. Melarang orang lain yang tidak berkepentingan berada di Pos;
  6. Bertanggung jawab terhadap kebersihan pos;
  7. Memberikan informasi apabila ada permasalahan melalui HT kepada Danru;
  8. Mengawasi para tamu yang keluar masuk area kalau ada yang mencurigakan segera memberitahukan kepada Danru melalui HT;
  9. Selalu bekerja sama dengan petugas yang lainnya;
  10. Selalu berpenampilan simpatik, sopan dan tegas serta siap memberikan informasi apabila diperlukan;
  11. Mengecek dan mencatat serta melaporkan semua yang ditemukan/diketahui ada   kelainan selama pelaksanaan patroli;
  12. Mengawasi pabrik terhadap gejala gejala pencurian kebakaran dan kerusakan lainnya.

 

Pada waktu terjadi kebakaran :

  1. Menutup pintu masuk dan mematikan api serta melarang orang yang tidak berkepentingan masuk area;
  2. Memberi ijin masuk kendaraan Dinas pemadam kebakaran, ambulance, polisi atau aparat lainnya yang terkait atau berkepentingan;
  3. Beri kode dibuka apabila darurat kebakaran telah selesai;
  4. Pos tidak boleh ditinggalkan dengan alasan apapun;
  5. Petugas patroli berubah menjadi tim pengaman dan pemadam Api.

 

Prosedur Patroli Perusahaan

  1. Patroli/tugas keliling harus dilaksanakan setiap saat secara terus-menerus (rutin);
  2. Pada malam hari patroli harus dilakukan minimal satu jam sekali (mulai pada pukul 20.00 s/d 06.00 WIB;
  3. Pada waktu patroli petugas harus selalu waspada, mengerti, mengetahui dan menguasai keadaan daerah kerja/area lokasi, sehingga apabila terjadi hal-hal yang ganjil atau tidak beres akan diketahui sasarannya;
  4. Siapkan dan pastikan semua perlengkapan patroli sebelumnya antara lain : Kunci Control (mechine control), Senter, Pesawat radio Panggil (HT), Tongkat pemukul, Borgol;
  5. Adapun tempat-tempat yang harus mendapatkan perhatian khusus (sementara waktu) untuk di patrol antara lain : Pintu depan/masuk dan keluar, Pos;
  6. Dalam melakukan patroli agar tidak menggunakan rute yang tetap dan berhentilah pada tempat-tempat tertentu;
  7. Pada saat salah seorang petugas jaga yang satu melakukan patroli, petugas jaga lain harus tetap waspada ditempat jaganya masing-masing (pos tidak boleh ditinggalkan dalam keadaan kosong dengan alasan apapun);
  8. Setiap selesai melakukan patroli petugas jaga mencatat dalam buku monitoring keamanan mengenai keadaan/situasi pada saat patroli pada waktu itu;
  9. Hal-hal lain mengenai area yang perlu dikontrol secara terus-menerus akan diperbaharui sambil menunggu petunjuk dari pihak manajemen Perusahaan.

 

Prosedur Menerima Tamu

  1. Berikan sapaan terlebih dahulu dengan sikap ramah, sopan santun simpatik, pada sikap berdiri dengan mengucapkan selamat pagi/siang/sore, ada yang bisa dibantu pak/bu;
  2. Setelah tamu memberikan tujuan dan identitasnya, persilahkan tamu duduk diruang yang telah disediaka;
  3. Segera menghubungi pertelepon orang yang dituju tersebut dengan mengucapkan : salam, petugas jaga disini ada tamu yang ingin menemui Bapak/Ibu ???.dari ???.;
  4. Apabila orang/staf yang dituju mempunyai sekretaris, sekretaris tersebut harus dihubungi dan diberitahukan adanya tamu;
  5. Apabila sudah ada konfirmasi orang yang dituju akan diterima diruang kerja, ruang tamu, atau masih disuruh menunggu segera konfirmasikan kepada tamu tersebut;
  6. Antar/berilah petunjuk mengenai lokasi yang harus dituju tempat tamu diterima dan mintalah tamu untuk mengisi buku tamu dan berilah tanda visitor kepada tamu tersebut;
  7. Dalam keadaan tertentu yang disebut oleh pimpinan, petugas, jaga wajib mengantar/mengawal tamu sampai dengan resepsionis, misal :

  • Tamu tersebut adalah Pejabat tinggi dari suatu instansi pemerintah
  • Tamu tersebut adalah karyawan yang mempunyai masalah kepegawaian

8. Ucapkan terimakasih saat tamu akan meninggalkan kantor dan mintalah kembali kartu visitor.

 

Prosedur Menerima Telepon

  1. Segera angkat begitu telpon berdering jangan biarkan telepon berdering berulang kali;
  2. Berikan salam dengan mengucapkan Selamat pagi/siang/sore Satpam perusahaan ada yang bisa saya Bantu, dengan siapa kami bicara?
  3. Setelah penelepon menyebutkan identitasnya kemudian menginginkan berbicara dengan seseorang didalam, serta mengucapkan Dengan (sebutkan sekali lagi nama dan departemen dari untuk menghindari kesalahan orang yang dikehendaki), mohon ditunggu pak/bu;
  4. Segera hubungi orang yang dimaksud (tekan tombol Hallo) dan tekan nomor extention yang dituju dengan mengucapkan selamat pagi/siang/sore Pak/Bu Satpam jaga disini ada telepon dari. (sebutkan identitas penelpon) bisa diterima Pak/Bu;
  5. Apabila sudah ada persetujuan, segera sambungkan telepon, dengan mengucapkan silahkan kepada si penelpon;
  6. Apabila orang yang dikehendaki tidak ada ditempat atau keberatan menerima telepon tersebut, segeralah berbicara dengan si penelpon dengan menutup sementara dan kembali mengucapkan maaf Pak/Bu..sedang tidak berada ditempat ada yang bisa saya sampaikan.Baik Pak/Bu kami sampaikan terima kasih;
  7. Apabila si penelpon memberikan pesan, segera catat semua pesan dalam message list form dan sampaikan saat orang yang dimaksud sudah berada ditempatnya;
  8. Semua telepon yang diterima harus dicatat dalam buku, message list form dengan mencatat : Siapa yang menelepon, dari mana, untuk siapa, isi berita kapan diterima (tgl,hari,jam), dan yang menerima;
  9. Dalam menerima telepon suara harus jelas dan berwibawa, sehingga mudah didengar, hindari kata-kata dan cara yang kurang sopan.

 

Prosedur Pengisian Buku

 

Buku Tamu (Visitor Book) :

 

Buku untuk mencatat keluar masuknya tamu, yang berisi catatan-catatan : Tanggal, Nama Tamu, Alamat Tamu, Nama orang yang akan ditemui, Alamat orang yang akan ditemui, Keperluan, Jam masuk, Jam keluar, Tanda Tangan, Nomor kendaraan Tamu, Nomor Id Card yang digunakan Tamu

 

Buku Telepon

 

Buku untuk mencatat semua telepon yang masuk yang berisi catatan-catatan:

Hari Tanggal, Jam, Nama Penelpon, Untuk Siapa, Isi Berita, Nama Penerima Telepon

 

Buku Patroli

  1. Buku untuk mencatat setiap keadaan atau situasi pada saat mengadakan patroli pada areal  perumahan maupun gedung, yang berisi catatan catatan : Hari Tanggal, Jam Patroli, Keterangan, Buku Amino, Tanda tangan petugas, Buku Mutasi;
  2. Buku untuk mencatat setiap keadaan detik demi detik di wilayah/areal     perumahan/gedung, yang berisi catatan-catatan :
  • Kolom I             : Nama Petugas, Tanggal jaga, Waktu jaga
  • Kolom II            : Jam keterangan yang berisi kejadian-kejadian kendaraan/orang/tamu keluar masuk wilayah/area perumahan/gedung
  • Kolom III          : Acara serah terima

 

Pendidikan Dan Pelatihan

  1. Memberikan pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan bagi anggota satuan pengamanan guna melaksanakan tugas dan untuk menuju profesionalisme;

 

  1. Pendidikan dan pelatihan dilaksanakan secara berjenjang dan berlanjut yang pelaksanaannya pada setiap triwulan pada setiap tahunnya.

 

  1. Pelaksanaan pendidikan dan pelatihan :


a. Dalam Triwulan I :

  • Peraturan baris berbaris;
  • Peraturan penghormatan;
  • Pengendalian lalu lintas;
  • Peraturan Disiplin/tata tertib security;
  • Mengenal Borgol dan Kopel;
  • Mengenal cara mendekati dan menanyai orang;
  • Mengenal cara patroli/control;
  • Mengenal cara menangkap dan menggeledah orang;
  • Mengenal cara pembuatan laporan dan pencatatan dalam jurnal penjagaan;

 

b. Dalam Triwulan II :

  • Pengetahuan tentang pengamanan;
  • Mengenal Alat-alat pemadam kebakaran;
  • Pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran;
  • Pengetahuan tentang bahaya teroris dan ancaman Bom;
  • Pengetahuan tentang P3K;
  • Pengetahuan tentang Tempat Kejadian Perkara (TKP)


c. Dalam Triwulan III :

  • Ceramah pembinaan mental;
  • Ceramah pembinaan moral;
  • Ceramah pembinaan disiplin dan tata tertib
  • Ceramah kesadaran Hukum;

 

Dalam Triwulan IV :

  • Senam Aerobik;
  • Bela diri Karate;
  • Bela diri perkelahian bebas;
  • Bela diri sangkur.

 

Aturan Kendaraan Barang Keluar Masuk Pabrik/Perusahaan

 

Untuk mencegah terjadinya hal-hal yang mengganggu keamanan dan ketertiban di lingkungan Perusahaan maka perlu adanya peraturan kendaraan yang keluar masuk sebagai berikut :

  1. Semua kendaraan milik perusahaan dan pegawai dimohon untuk melaporkan jenis, warna dan nomor kendaraan kepada Satuan Pengamanan sebagai tindakan preventive dan pemantauan keluar masuknya kendaraan di lokasi;

 

  1. Petugas Satuan Pengamanan berhak mengadakan pengecekkan kepada kendaraan yang membawa barang keluar yang mencurigakan oleh siapapun;

 

  1. Setiap pegawai yang membawa barang keluar area perusahaan agar memberitahukan kepada Satuan Pengamanan dengan membawa bukti pengiriman/pengeluaran barang demi keamanan (pencurian/perampokan);

 

  1. Petugas Satuan Pengamanan juga harus mencatat keluar masuknya kendaraan ke perusahaan dalam buku monitoring keamanan dan meminta dokumen pengiriman barang untuk selanjutnya akan diserahkan ke bagian Accounting;

 

  1. Penggunaan kendaraan pool perusahaan oleh pegawai harus memperoleh ijin tertulis dari atasan yang berwenang untuk menggunakan kendaraan.

 

PENUTUP

 

Demikian Standart Operasional Prosedur (SOP) ini dibuat untuk memberikan gambaran dan petunjuk serta pedoman secara tertulis kepada anggota Satuan Pengamanan BJP GUARD Bersahabat dalam melaksanakan tugas.

 

Buku petunjuk ini tidak menutup kemungkinan akan ada perubahan sesuai dengan perkembangan kondisi dan situasi yang ada.

                                                                                               

                                                                                                                                              

Hormat Kami,

BJP GUARD


Manager Operasional

                               

DEWAN PENASEHAT


LETJEN TNI AGUS SUTOMO, SE


DEWAN PEMBINA


BRIGJEN POL DRS. SUPRIYANTO TARAH, MM





HUBUNGI KAMI

ALAMAT KANTOR :

JAKARTA

Jl. Swadaya Raya  Rawa Binong

Blok Soka No.76

Bambu Apus, Cipayung

Jakarta Timur 13890

BATAM

Komplek Orchid Business Centre
Blok. B2 No. 6,
Jl. Raja H. Fisabilillah, Sungai Panas
Batam Centre, Kota Batam
Kepulauan Riau 29433

BINTAN

Perum Sribayintan Blok C-1 No. 07
Kijang Kota, Bintan Timur
Kabupaten Bintan - Kepulauan Riau

 

contact us

DEWAN PENASEHAT


LETJEN TNI AGUS SUTOMO, SE


DEWAN PEMBINA


BRIGJEN POL DRS. SUPRIYANTO TARAH, MM





HUBUNGI KAMI

ALAMAT KANTOR :

JAKARTA

Jl. Swadaya Raya  Rawa Binong

Blok Soka No.76

Bambu Apus, Cipayung

Jakarta Timur 13890

BATAM

Komplek Orchid Business Centre
Blok. B2 No. 6,
Jl. Raja H. Fisabilillah, Sungai Panas
Batam Centre, Kota Batam
Kepulauan Riau 29433

BINTAN

Perum Sribayintan Blok C-1 No. 07
Kijang Kota, Bintan Timur
Kabupaten Bintan - Kepulauan Riau

 

contact us

2